Anggota Dewas RRI Jadi “Relawan” Penanganan Korban Bencana di Palu

Jakarta : Anggota Dewas RRI Hasto Kuncoro ikut terjun langsung menjadi “Relawan” di lokasi terdampak gempa bumi tektonik dengan magnitudo 7.4 SR dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Setelah sempat tertahan satu hari di Bandara Balikpapan akhirnya ia berhasil mendarat di Palu dengan menumpang pesawat Hercules milik TNI AU.

“Saya sempat tertahan di Balikpapan karena memang penerbangan ke Palu belum ada,” katanya singkat, Selasa (2/10/2018).

Suasana di lokasi terdampak gempa dan tsunami, kata Hasto sangat memilukan. Bangunan infrasturktur rusak berat, jalan-jalan banyak yang retak, dan sambungan telepon masih susah.

“Kami mengharapkan segera ada bantuan dari pihak manapun. Terutama makanan untuk balita, air bersih dan pakaian. Ini listrik PLN juga belum sepenuhnya pulih,” ungkapnya.

Hasto menambahkan untuk sementara ini gedung dan halaman RRI Palu dimanfaatkan sebagai posko pengungsian sebagian warga dan juga sebagai dapur umum untuk memenuhi konsumsi para korban.

“Inilah peran dan sumbangsih RRI dalam manajemen bencana. Selain membuka akses bagi para korban, kami juga meliput secara langsung di lapangan melihat data dan fakta yang ada. Kita ingin benar-benar RRI sebagai Rumah Rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga meminta kepada para jurnalis RRI dan media lain agar memberitakan secara berimbang, sehingga bisa menjadi referensi informasi utama bagi masyarakat.

Seperti diketahui manajemen RRI segera menerjunkan para jurnalisnya dari berbagai Satker RRI terdekat dengan lokasi bencana untuk menginformasikan berbagai hal tetkait dengan peristiwa tersebut. Misalnya dari RRI Gorontalo, RRI Toli-Toli dan sebagainya.

Hal itu juga dilakukan manajemen RRI beberapa waktu lalu untuk peristiwa gempa bumi dan tsunami di Aceh, gempa di Yogyakarta, gempa di NTB dan daerah bencana lainnya.