Berita

Dewan Pengawas melakukan Monev di RRI Surabaya & Sumenep (1-3 Sept 2021)

RAPAT KOORDINASI DEWAS-DIREKSI (05/08/2021)

Monitoring & Dialog Dewan Pengawas (Tantri Relatami) Pelarangan mudik 2021 di RRI Bandung (18-19/05/2021

Monitoring & Evaluasi Dewan Pengawas (Dwi Hernuningsih) di RRI Yogyakarta (17/05/2021)

Monitoring & Dialog Dewan Pengawas (Hasto Kuncoro) "Larangan Mudik Lebaran 2021" di RRI Semarang (17/05/2021)

Dewan Pengawas (Tantri Relatami) melakukan peninjauan lokasi penyekatan mudik di simpang Gadog Bogor (11/05/2021)

Monitoring & Evaluasi Dewan Pengawas (Frederik Ndolu) di RRI Cirebon (11/05/2021)

Monitoring & Evaluasi Dewan Pengawas (Tantri Relatami) di RRI Bogor (11/05/2021)

Monitoring & Evaluasi Dewan Pengawas (Mistam) di RRI Malang (10/05/2021)

MONITORING & EVALUASI DEWAN PENGAWAS (HASTO KUNCORO) DI RRI MADIUN (10/05/2021)

Monitoring & Evaluasi Dewan Pengawas (Dwi Hernuningsih) di RRI Yogyakarta (10/05/2021)

Dewan pengawas (Dwi Hernuningsih) memantau kondisi pemancar RRI Ende Pasca Badai Siklon Tropis Seroja (27/04/2021)

FGD : RRI SEBAGAI SIMPUL KEBERAGAMAN YANG INKLUSI. RRI Ende (26/04/2021)

Monitoring Dewas di RRI Ende (24/04/2021)

RAPAT KONSULTASI DIREKSI - DEWAS RRI (PERIODE MEI 2019) - 13 MEI 2019

DEWAN PENGAWAS RRI HADIRI DISKUSI PENYELAMATAN LINGKUNGAN DARI SAMPAH

Bandung – Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro menjadi salah satu narasumber dalam diskusi bertahuk Penyelamatan Lingkungan dari Bahaya Sampah, di bandung, Jumat (10/5/2019).
Menurut Bapak Hasto, persoalan sampah di Indonesia sudah cukup mengkhawatirkan, terutama terkait dengan sampah atau limbah plastik.
“Kita menyayangkan perilaku hidup sebagian masyarakat yang masih senang buang sampah di sungai. Sampah harusnya dipilah sesuai dengan jenisnya. Kalau tidak dikelola secara baik, tidak menutup kemungkinan sampah nanti akan menjadi musibah”, tegasnya.
Ia mencontohkan bagaimana sekarang ini kondisi Sungai Citarum yang sudah mendapat predikat sebagai sungai terkotor nomor dua di dunia.
“World Bank menyebut sungai Citarum merupakan sungai terkotor di dunia. Ironis jika kita mendengar berita mengenai sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat ini. Sungai Citarum yang memiliki panjang 300 km itu dinobatkan sebagai sungai terkotor di dunia”, lanjutnya.
Hasto menerangkan, melalui program acara Kentongan di RRI, pihaknya berharap akan memberikan edukasi masyarakat terkait kebencanaan baik karena alam maupun akibat ulah manusia.
“Kita berharap program Kentongan bisa mendidik dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengetahuan soal kebencanaan, di kala tidak ada bencana, saat bencana dan pasca bencana. Ini pentingnya mengapa RRI tidak memilih siaran radio tanggap bencana. Karena menurut kami, siaran tanggap bencana itu hanya seperti pemadam kebakaran (Damkar) yang siarannya hanya saat dan pasca bencana”, imbuhnya.
Dikatakan, saat ini yang penting adalah informasi dan edukasi bagaimana membuat masyarakat Indonesia yang hidup dalam lingkar cincin api Pasifik sadar akan kondisi geografisnya, mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan pasca bencana.
Kita sebetulnya sudah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membuat produk siaran kentongan, termasuk pemasangan early warning system di beberapa lokasi rawan bencana, seperti di Tanjung Lesung Banten. Di sinilah peran RRI ingin ikut mewujudkan masyarakat tangguh bencana”, tambahnya.
Diskusi yang berjalan dinamis tersebut juga dihadiri pelaku dan pemerhati masalah lingkungan serta pengelola bank sampah dari wilayah Bandung.

DEWAN PENGAWAS RRI LAKUKAN MONEV DI RRI PALANGKA RAYA

Palangka Raya – Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih, Kamis hingga Sabtu (9-11/5/2019) melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring kebijakan Dewas terkait dengan Reformasi Birokrasi di RRI Palangka Raya.
Dalam kesempatan melakukan pertemuan tatap muka dengan para pejabat RRI Palangka Raya, di aula setempat, Kamis (9/5/2019) Ibu Nuning (panggian akrab Ibu Dwi Hernuningsih-red) memberikan arahan terkait RRI ke depan seiring perkembangan organisasi dan kemajuan teknologi penyiaran.
“Saat ini RRI memang telah mendapatkan alokasi CPNS sebanyak 50 orang yang nanti khusus bertugas dibagian keuangan atau aset dan SDM. Namun bagi PBPNS kiranya tidak usah gelisah, karena toh mereka ini penghasilannya sudah disetarakan dengan PNS”, katanya.
Selain meninjau kondisi fisik dan administrasi terkait implementasi Reformasi Birokrasi di RRI Palangka Raya, Ibu Nuning juga berkesempatan beraudiensi dengan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Bapak H. Habib Said Ismail.
Banyak hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, diantaranya upaya meningkatkan kemitraan antara RRI Palangka Raya dengan Pemprov Kalteng.
Tidak hanya itu, Ibu Nuning juga berkesempatan melakukan siaran dialog di TVRI Palangka Raya dengan topik Sinergitas RRI Palangka Raya dengan Pemprov Kalteng dalam rangka melestarikan kearifan lokal.
Sementara, Ibu Nuning juga berkesempatan mengikuti pembukaan Pekan Tilawatil Quran (PTQ) ke 50 yang digelar RRI Palangka Raya, Jumat (10/5/2019).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya Ibu Hj. Umi Mastikah, SH, sejumlah tokoh masyarakat dan para peserta.

DEWAS DAN DIREKSI RRI HADIRI RAPAT DENGAN WAPRES

Ketua Dewan Pengawas RRI Bapak Mistam bersama Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Tantri Relatami, Direktur SDM dan Umum Bapak Nurhanuddin serta Direktur TMB Bapak Rahadian Gingging menghadiri rapat bersama Wapres Jusuf Kalla, Menkominfo Bapak Rudiantara, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Bapak Sofyan Djalil dan sejumlah pejabat Kemenag, bertempat di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (13/5/2019).
Pertemuan tersebut membahas pemanfaatan tanah RRI di Cimanggis yang akan didirikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin menyatakan dalam komplek Universitas Islam Internasional Indonesia-UIII di Cimanggis Depok juga akan dibangun Eco Park RRI yang berada di komplek UIII, Hal ini disampaikan Menag hari ini saat rapat bersama sejumlah menteri terkait dan RRI di Kantor Wapres Jakarta.

Mantan Ketua Dewas LPP RRI periode 2010-2015, Drs Zulhaqqi, MM, Wafat

Jenazah almarhum Ketua Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI periode 2010-2015, Drs Zulhaqqi, MM tiba Gedung RRI Jakarta, Jl Medan Merdeka Barat No. 4-5 Jakarta, Sabtu (11/5/2019) malam sekitar pukul 23.30 WIB, dan disemayamkan di Galeri Tri Prasetya, sebelum diberangkatkan ke tanah kelahirannya di Kecamatan Kedondong, Lampung Selatan.
Upacara pelepasan jenazah dipimpin oleh Direktur Utama LPP RRI, M. Rohanuddin, dan dihadiri oleh segenap anggota Dewan Direksi serta Dewan Pengawas LPP RRI, di antaranya Direktur Program dan Produksi Soleman Yusuf, Direktur SDM dan Umum Nurhanuddin AR, Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha Richard Poyk, Kepala Siaran Luar Negeri (SLN) Agung Susatyo, serta anggota Dewas LPP RRI Hasto Kuncoro.
Hadir pula mantan Direktur Utama LPP RRI Niken Widiastuti yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), serta mantan angkasawan senior RRI Kabul Budiono dan mantan Kepala Stasiun LPP RRI Jakarta Nuryudi.
Dalam sambutan pelepasan jenazah almarhum Zulhaqqi Hafiz, Direktur Utama LPP RRI M. Rohanuddin menyebut almarhum sebagai pemimpin besar yang mengabdikan dirinya untuk RRI.
“Kepemimpinan almarhum ditunjukkan saat memimpin RRI sebagai Ketua Dewan Pengawas, sehingga seluruh Angkasawan RRI patut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Zulhaqqi Hafiz,” kata Dirut LPP RRI.
Almarhum Zulhaqqi Hafiz wafat pada hari ini, Sabtu 11 Mei 2019 di Bandung dalam usia 69 tahun, mengawali karirnya sebagai Kepala Subseksi Reportase di RRI Regional I Tanjungkarang, Provinsi Lampung. Almarhum meninggalkan seorang istri, empat orang anak dan beberapa orang Cucu.
Sebelum menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas LPP RRI periode 2010-2015, almarhum pernah menduduki jabatan Kepala Pusat Pemberitaan LPP RRI, Kepala Puslitbangdiklat Radio, Kepala RRI Cabang Madya Bandung, dan Kepala RRI Regional II Tanjungpinang.
Selamat jalan Pak Zulhaqqi.

RRI GELAR DISKUSI INTENSIF PROGRAM SIARAN KEBENCANAAN

Yogyakarta – Indonesia secara geologis dan geografis berada pada jalur Cincin Api Pasifik (ring of fire) dan sabuk Alpide. Secara spesifik Indonesia berada pada pertemuan lempeng-lempeng tektonik Euro – Asia, lempeng Indo – Australia dan Pasifik dimana banyak terjadi akivitas tektonik yang menempatkan Indonesia sebagai daerah rawan bencana.
“Lempeng-lempeng itu ada di atas lapisan cair, panas, dan plastis (astenosfer) yang dapat bergerak secara tidak beraturan. Pergerakan tersebut dapat menyebabkan tabrakan antara dua lempeng dan salah satu lempeng itu akan menusuk bagian bawah lempeng yang lain sehingga menimbulkan gempa”.
Hal itu dikatakan Anggota Dewan Pengawas RRI Hasto Kuncoro dalam acara Diskusi Intensif “Program Siaran Kebencanaan RRI Untuk Mewujudkan Masyarakat Tangguh Bencana” yang diselenggarakan di Yogyakarta, Sabtu (4/5/2019)
“Sebenarnya selama berabad-abad nenek moyang kita sudah akrab hidup di ekosistem rawan bencana. Masyarakat Pulau Simeulue turut menyelamatkan banyak nyawa ketika terjadi bencana tsunami pada 2004 melalui budaya Semong, yaitu membaca fenomena alam pantai”, terangnya.
Dalam UU No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana, mitigasi bencana didefinisikan sebagai sebagai serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.
Pada peringatan Hari Radio Sedunia tahun 2016, UNESCO (United Nation Educational, Scientific, dan Cultural) menetapkan tema Radio and Emergency and Disaster Situation. Ini menunjukkan peran penting dan krusial media radio dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan resiko bencana.
Anggota Dewan Pengawas Frederik Ndolu memaparkan teknologi terbaru terkait dengan Early warning System yang bisa dilakukan RRI dalam rangka ikut mewujudkan masyarakat tangguh bencana.
“Model teknologi DRM (Digital Radio Mondiale-red) bisa dikembangkan RRI. Kita akan coba teknologi tersebut di 4 lokasi yang akan dipasang pemancar baru, diantaranya di Tanjung Lesung, banten”, katanya.
Diskusi intensif yang dipandu moderatar Anton Biworo, Ph.D dari Fisip UAJY itu selain menghadirkan pembicara Dewan Pengawas RRI, juga Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni dari Fisipol UGM yang memberikan paparan terkait kebencanaan.
Ia menyebut ada bencana yang terjadi karena alam, namun juga ada yang sifatnya man made disaster akibat ulah manusia yang bisa menimbulkan terjadinya bencana.
Hadir pula sebagai peserta aktif dari BPPPTKG Yogyakarta, Basarnas, PMI DIY, Jaringan Radio Komunitas Indonesia, pemerhati RRi dan lainnya.
Sementara menurut Direktur Program dan Produksi Soleman Yusuf, RRI sebenarnya sudah memiliki program kebencanaan yakni “Kenthongan” hasil kerjasama RRI dengan BNPB..
Namun menurutnya program tersebut perlu disempurnakan, sehingga masukan dari berbagai pihak dalam diskusi itu menjadi sangat strategis agar RRI bisa menjadi media yang efektif dalam memberikan edukasi bagi masyarakat.
“Kita ingin memberikan edukasi terebut pada sebelum terjadinya bencana, saat bencana dan pasca bencana, sehingga sumbang pikir dan sinergitas dengan peserta diskusi ini sangat diperlukan”, ungkapnya.
Kegiatan diskusi ini lebih jauh dimaksudkan untuk menemu-tunjukkan arah penguatan program siaran kebencanaan RRI dalam upaya ikut mewujudkan masyarakat tangguh bencana.

KETUA DEWAN PENGAWAS RRI BERI ARAHAN PESERTA WORKSHOP LIPUTAN LEBARAN DAN HAJI

Ketua Dewan Pengawas RRI Bapak Mistam memberikan arahan kepada peserta Workshop Liputan Lebaran dan Hati 2019, di Yogyakarta, Rabu (1/5/2019).
Dalam kesempatan itu Bapak Mistam mengingatkan pentingnya informasi yang jelas agar para pemudik dan masyarakat mendapatkan informasi yang bisa memberikan panduan bagi perjalanan mereka.
Tidak hanya itu, Bapak Mistam juga menjelaskan, liputan Lebaran hendaknya juga yang unik, human interest dan kental dengan atmosfir di lapangan sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi produk pemberitaan RRI.
Sementara terkait dengan liputan haji, Bapak Mistam mendorong para jurnalis RRI bisa berinovasi dalam memnyajikan liputannya.

DEWAS RRI HADIRI PAGELARAN WAYANG KULIT DI SEMARANG

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih menghadiri pagelaran wayang kulit yang digelar TVRI Jawa Tengah dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019, berlangsung di Auditorium RRI Semarang, Selasa (30/4/2019).
Pagelaran wayang kulit yang menampilkan dalang cilik Pramariza Fadlansyah dan Rafi Ramadhani tersebut mengetengahkan cerita Aji Norontoko.
Dalam acara tersebut selain Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih, tampak hadir pula Dewan Pengawas TVRI Bapak M. Kabul Budiono, Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Tengah Bapak Sri Puryono, Rektor UNINDRA Semarang Bapak Sumaryoto, Kepala Stasiun TVRI Jawa Tengah Bapak Tellman W Roringpandey, dan Kepala RRI Semarang Bapak Anhar Achmad sebagai tuan rumah.

DEWAN PENGAWAS RRI LAKUKAN MONEV DI RRI BATAM

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Tantri Relatami melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi program dan isi siaran di RRI Batam, Senin (29/4/2019).
Dalam kesempatan itu Dewas Ibu Tantri selain melakukan pertemuan tatap muka dengan angkasawan/wati RRI batam, juga melihat dari dekat proses pembangunan gedung RRI Batam yang baru.
Dikatakan, program dan isi siaran RRI harus diselaraskan dengan kebijakan Dewan Pengawas, agar dapat mewujudkan mekanisme siaran yang relevan dengan konsep LPP RRI.
Sementara terkait dengan proses pembangunan gedunga baru RRI Batam, Ibu Tantri menegaskan agar pembangunan gedung tersebut dikawal dengan baik, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

ANGGOTA DEWAS RRI MONEV DI RRI SURABAYA

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi terkait program dan isi siaran di RRI Surabaya, Senin (29/4/2019).
Dalam arahannya kepada seluruh pejabat struktural di RRI Surabaya Ibu Dwi Hernuningsih menekankan perlunya meningkatkan kualitas siaran dengan tetap mengacu kepada kebijakan penyiaran LPP RRI.
Dikatakan, agar seluruh angkasawan tetap menjaga netralitas dan indepensi RRI terutama menyangkut materi siaran yang sensitif di tengah masyarakat.
RRI dituntut untuk selalu berinivasi baik dalam aspek konten program maupun teknologi penyiaran yang terus berkembang seiring dinamika masyarakat.

RRI GELAR KONSER KEBANGSAAN DI KABUPATEN JEMBER

Dalam rangka mengawali penyelenggaraan Konser Kebangsaan RRI, Ketua Dewan Pengawas RRI Bapak Mistam bersama Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Frederik Ndolu didampingi Direktur Utama RRI Bapak M. Rohanudin, Direktur LPU Bapak Richard Poyk, Direktur Keuangan Bapak Hari Sudaryanto dan pejabat RRI lainnya mengikuti Gala Dinner dengan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR di pendopo rumah dinas bupati setempat, Jumat (26/4/201.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Hj. Faida memberikan apresiasi atas perkembangan RRI saat ini yang dinilainya luar biasa, baik konten program maupun teknologi penyiarannya.
“Selain program acaranya yang menarik dan teknologinya, RRI itu sangat peduli dengan keberadaan kelompok disabilitas. Itu barangkali salah satu hal yang membuat RRI bisa diterima oleh masyarakat Jember. Pada prinsipnya kami mendukung semua kegiatan yang diadakan RRI, misalnya jalan sehat dan sebagainya,” katanya.
Hj. Faida juga menyampaikan Kabupaten Jember saat ini telah “naik kelas”, sehingga tidak ayal lagi kalau Jember dipilih RRI sebagai tempat digelarnya Konser Kebangsaan.
“Sudah tepat jika Konser Kebangsaan ini digelar di Kabupaten Jember, karena Jember ini miniaturnya Indonesia, karena ada berbagai suku di sini,” terangnya.
Tidak hanya itu, Bupati Hj. Faida juga berterima kasih kepada seluruh manajemen RRI yang telah hadir di Jember dengan menggelar Konser Kebangsaan dimana salah satu misi utama kegiatan tersebut adalah untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.
Konser Kebangsaan yang diselenggarakan di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (27/4/2019) mengangkat tema “Damai Negeri Untuk Ibu Pertiwi”, merupakan konser kebangsaan ke-11 yang dihelat RRI secara bergantian di seluruh RRI.
Selain penampilan tari, Konser Kebangsaan juga dimeriahkan penampilan Jember Fashion Carnaval (JFC), Bintang Radio RRI Jember, K2Reggae artis ibukota Maria Simorangkir dan vokalis dengan ciri khas berambut gondorng Virzha .
Video Konser Kebangsaan dapat ditonton di tautan ini.

DEWAN PENGAWAS RRI LAKUKAN MONEV DI RRI TANJUNG PINANG

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Tantri Relatami melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi program dan isi siaran di RRI Tanjungpinang, Kamis (25/4/2019).
Dalam kesempatan itu Ibu Tantri selain melakukan dialog dengan seluruh karyawan RRI Tanjungpinang, juga melihat dari dekat sarana prasarana penyiaran termasuk program dan konten acara di RRI setempat.

DELEGASI RRI HADIRI 5th ABU MEDIA SUMMIT DI NEPAL

Delegasi Indonesia dipimpin Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro didampingi Surya Thalib, Benny Hernawan dan Muh. Hudri, Kamis (25/4/2019) menghadiri opening ceremony 5th ABU Media Summit on Climate Action & Disaster Preparadnes.
Kegiatan yang juga dihadiri perwakilan dari negara-negara anggota ABU tersebut dibuka langsung oleh Perdana Menteri Nepal, Khadga Pasal Oli.
Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro siang ini dijadwalkan memberikan paparannya tentang upaya media khusunya RRI dalam mendukung upaya mitigasi bencana di Indonesia.

PRESS CONFERENCE PTQ KE 50 RRI TAHUN 2019

Ketua Dewan Pengawas RRI Bapak Mistam bersama Direktur LPU RRI Richard Poyk, Kadis Pariwisata Prov. NTB dan Karo Kesra Prov. NTB meggelar press conference kegiatan PTQ KE 50 RRI Tahun 2019, di Galeri Tri Prasetya RRI Jakarta, Kamis (25/4/2019).
PTQ Nasional RRI tersebut akan digelar di Mataram NTB pada 17 sd 21 Mei 2019 diikuti lebih dari 200 peserta yang merupakan perwakilan RRI seluruh Indonesia.

DEWAN PENGAWAS RRI HADIRI LAUNCHING PESONA KHAZANAH RAMADHAN DAN PTQ RRI KE 50 TAHUN 2019

Ketua Dewan Pengawas RRI Bapak Mistam dan Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih menghadiri acara Launching Pesona Khazanah dan PTQ RRI ke 50 tahun 2019.
Kegiatan yang digelar di Auditorium Yusuf Ronodipuro Jakarta, Kamis (25/4/2019) ini juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Prov. NTB mewakili Gubernur NTB,
Kepala Biro Kesra Prov. NTB, Kepala Dinas PUPR Prov. NTB dan tim kesenian dari Prov. NTB. Sementara Direktur LPU Bapak Richard Poyk juga hadir mewakili Direktur Utama RRI.

ANGGOTA DEWAS RRI TINJAU KONDISI ASET RRI YOGYAKARTA

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih didampingi Kepala RRI Yogyakarta Ibu Redno Desi dan beberapa pejabat di RRI setempat melakukan peninjauan kondisi aset RRI Yogyakarta yang berada di daerah Seturan, Babarsari, Yogyakarta, Senin (22/4/2019).
Seperti diketahui, di Seturan tersebut merupakan arela yang digunakan untuk gudang barang, juga sebagai lokasi pemancar Pro1, Pro2 dan Pro 4 RRI Yogyakarta.
Diharapkan dengan lokasi yang strategis dan luas tersebut aset tanah dan bangunan RRI bisa dioptimalkan untuk kegiatan-kegiatan RRI maupun pihak lain guna pemasukan PNBP bagi RRI Yogyakarta.

ANGGOTA DEWAN PENGAWAS RRI LAKUKAN MONITORING SIARAN PEMILU DI RRI YOGYAKARTA

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terkait netralitas dan independensi siaran dan program pemilu di RRI Yogyakarta, Selasa (16/4/2019).
Dalam kegiatan tersebut Ibu Nuning (panggilan akrabnya) memastikan bahwa siaran pemilu RRI Yogyakarta netral dan independen, tidak ada komplain dari masyarakat maupun partai politik.
Ibu Nuning juga menambahkan bahwa suasana jelang pemilu di Yogyakarta terpantau adem ayem dan masyarakat terlihat tetap melaksanakan aktifitasnya seperti biasa.
Tidak hanya itu, Ibu Nuning juga menyempatkan melihat persiapan kegiatan Quick Report RRI Yogyakarta yang melibatkan puluhan relawan dari DIY, Magelang, dan Purworejo untuk mengcover wilayah-wilayah tersebut.

ANGGOTA DEWAS RRI LAKUKAN MONEV PAGELARAN SENI BUDAYA DI RRI SEMARANG

Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan program dan isi siaran terkait dengan seni budaya, di Auditorium RRI Semarang, Kamis (18/4/2019).
Dalam kesempatan tersebut Bapak Hasto menyaksikan pagelaran wayang kulit dalam rangka menyambut Hari Kartini dengan menghadirkan dalang perempuan Nyi Dwi Puspitaningrum, membawakan cerita Srikandi Mustokweni.
Selain Bapak hasto, hadir juga Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono. Sebelum pementasan wayang kulit, diselenggarakan dialog dengan topik “Meneladani Kartini Sebagai Pahlawan Emansipasi di Era Milenial”.

DEWAS RRI LAKUKAN MONITORING SIARAN PEMILU DI RRI BOGOR

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Tantri Relatami melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi siaran dan pemberitaan terkait dengan netralitas dan independensi dalam Program Pemilu dan Quick Report Pemilu di RRI Bogor, Rabu (17/4/2019).
Dalam kegiatan tersebut Ibu Tantri sempat didaulat menjadi narasumber dalam suatu acara dialog khusus yang berkaitan dengan peran RRI dalam ikut menyukseskan Pemilu 2019.
Tidak hanya itu, Ibu Tantri juga melakukan pertemuan dengan para karyawan dilanjutkan dengan peninjauan ke studio melihat dari dekat para penyiar dan reporter mengelola siaran pemilu.

DEWAS RRI LAKUKAN MONITORING SIARAN PEMILU DI RRI SEMARANG

Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terkait netralitas dan independensi siaran pada Program Pemilu dan pelaksanaan Quick Report Pemilu, di RRI Semarang, Rabu (17/4/2019).
Tampak dalam gambar Bapak Hasto didampingi Kepala RRI Semarang Bapak Anhar Achmad dan jajaran pejabat struktural serta karyawan RRI Semarang.

DEWAS RRI HADIRI PAGELARAN WAYANG KULIT SOSIALISASI PEMILU 2019

Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro menghadiri pagelaran wayang kulit terkait dengan sosialisasi Pemilu 2019. Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Warseno Slank dengan cerita Wahyu Katentreman tersebut diselenggarakan RRI Semarang bekerjasama dengan Ditjen Kemen Kominfo RI, Jumat (12/4/2019).
Pagelaran wayang kulit tersebut dibuka Sekda Prov. Jateng Sri Puryono. Selain Dewas LPP RRI Hasto Kuncoro, hadir pula Direktur informasi dan Komunikasi Pembagunan Manusia dan Kebudayaan Wiryanta dan Staf Ahli Bidang Hukum Kemen Kominfo Henry Subiyakto.

Ketua Dewan Pengawas RRI Bapak Mistam membuka dan memberikan pengarahan dalam kegiataan "ABU Prizes 2019 In-Country Workshop" yang berlangsung di Malang, Minggu (14/4/2019).

DEWAS RRI LAKUKAN KUNKER DAN MONEV DI RRI BANDAR LAMPUNG

Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, RRI harus senantiasa menjadi media yang netral dan Independent, terlebih selama menjelang pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan umum 17 April pekan depan.
Hal tersebut diungkapkan Anggota Dewan Pengawas LPP RRI, Tantri Relatami pada dialog di RRI Bandar Lampung, Jumat (12/4/2019) dengan mengangkat topik Netralitas RRI Menjelang Pemilu 2019.
Menurutnya, menjelang pemilu tahun ini, setiap program siaran yang dilaksanakan LPP RRI di seluruh Indonesia, harus mengedepankan netralitas dan Independent, dengan mengutamakan kepentingan publik dan negara.
Dengan sikap netral dan Indpendent tersebut, lanjut Tantri Relatami, RRI juga secara langsung berperan dalam memberikan pendidikan yang sehat kepada masyarakat.
“RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik, tentu harus selalu mengedepankan kepentingan publik dan negara, serta menjaga netralitasnya, menjelang pemilu tahun ini,”tegasnya.
Selain agar program siaran LPP RRI diseluruh Indonesia dapat mengedepankan kepentingan publik dan negara, Tantri Relatami juga meminta RRI dapat menjadi media yang dapat menangkal berbagai informasi hoax.
Selain anggota Dewan Pengawas LPP RRI Tantri Relatami, dalam dialogtersebut juga menghadirkan narasumber ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung, Febriyanto Ponahan.

Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro menyaksikan serah terima jabatan Kepala RRI Wamena dari Yonas Markus Tuhuleruw kepada Azhari B. Thalib di RRI Wamena, Senin (8/4/2019).

RAPAT KONSULTASI DIREKSI KEPADA DEWAS PER-APRIL 2019

DEWAS RRI TINJAU KESIAPAN SARPRAS PIC QUICK REPORT

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih bersama Direktur Utama RRI M. Rohanudin dan Direktur Program dan Produksi RRI Soleman Yusuf, didampingi Kapulitbangdiklat RRI dan Kepala RRI Jakarta meninjau sekaligus melakukan pemantauan kesiapan sarana prasarana PIC untuk kegiatan Quick Report Pemilu 2019, di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Jakarta, Senin (8/4/2019)

DEWAN PENGAWAS DI RRI WAMENA

Anggota Dewan Pengawas RRI Bapak Hasto Kuncoro memberi arahan kepada karyawan RRI Wamena terkait kebijakan dan kelembagaan LPP RRI, di Auditorium RRI setempat, Minggu (7/4/2019).

DEWAS RRI BERAUDIENSI DENGAN BUPATI KUBAR

Usai melakukan audiensi dengan Bupati Kutai Barat, Prov. Kaltim, FX. Yapan, SH, Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih bersama beberapa kepala OPD setempat meninjau lokasi tanah yang rencana akan dihibahkan kepada RRI untuk pendirian RRI SP Sendawar.
Lokasi tanah tersebut dinilai sangat strategis karena berada di pusat kota berdekatan dengan kantor Bupati Kubar dan beberapa kantor OPD.
Dengan rencana lokasi tanah di tempat baru nanti diharapkan akan semakin membuka akses dan mengukuhkan peran serta fungsi RRI dalam memberikan layanan siaran kepada masyarakat.
Seperti dikerahui, RRI SP Sendawar saat ini menempati lokasi yang berada di pinggir kota Kubar dengan akses jalan yang kurang representatif, sehingga dirasa tidak aksestable untuk menggelar kegiatan off dan on air, misalnya pagelaran seni budaya yang melibatkan banyak warga.

Dewan Pengawas bersama Angkasawan RRI SP Sendawar

Anggota Dewan Pengawas RRI Ibu Dwi Hernuningsih memberikan pengarahan kepada angkasawan RRI SP Sendawar terkait berbagai yang menyangkut kebijakan dan kelembagaan RRI, di SP RRI Sendawar, Kamis (4/4/2019).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala RRI Samarinda, Khalidiraya, Kabag TU Pimpinan Dit SDM dan Umum, Kabag TU dan Kabid Pemberitaan RRI Samarinda.

RRI KENDARI GELAR GCM : PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM MEWUJUDKAN PEMILU DAMAI DAN NYAMAN

LPP RRI sebagai media massa yang merupakan pilar keempat demikrasi harus mengambil peran dalam siaran Pemilihan Umum 2019, baik dalam bentuk siaran kampanye peserta Pemilu maupun laporan langsung reporter selama pelaksanaan pemungutan hingga penghitungan suara pada 17 April.
Hal itu dikatakan Anggota Dewan Pengawas RRI, Tantri Relatami saat tampil sebagai pembicara dalam dialog interaktif “Peran Perguruan Tnggi Mewujudkan Pemilu 2019 Damai dan Nyaman”, yang dilangsungkan di Kampus Universitas Sulawesi Tenggara, Kendari, Kamis (4/4/2019).
Menurut Tantri, RRI merupakan media representatif bangsa Indonesia karena lembaga penyiaran tersebut milik publik untuk seluruh rakyat Indonesia.
“Kita tahu bahwa RRI itu adala media yang menjadi representasi negara Indonesia, siapa pemilik RRI, tentu saja kita semua yang ada disini, jadi agak sulit untuk kita bahasakan  bahwa RRI tergantung oleh kepemilikannya karena tidak dimiliki oleh perseorangan atau korporasi, tapi milik seluruh rakyat Indonesia. Nah dalam hal ini akhirnya RRI mengambil peran sebagai Radio Pemilu,“ jelasnya dihadapan seluruh mahasiswa Unsultra sebagai audiens dalam acara tersebut.
Dalam kesempatan itu Tantri juga menyampaikan jika setiap pemberitaan RRI baik informasinya melalui siaran radio hingga online semuanya tersortir lebih dulu sebelum menjadi konsumsi publik.
“RRI sangat konsen untuk hal-hal seperti ini, jadi kita ada cover both side (pemberitaan yang berimbang-red) semua berita yang akan diinformasikan, khususnya menjelang Pemilu ini,“ pungkasnya.
Dialog interaktif ini diselenggarakan RRI Kendari bekerjasama dengan Unsultra.
Tampil sebagau pembicara lainnya yakni Rektor Unsultra Prof. Andi Bahrun serta Ketua KPU Sultra Dr. Laode Abdul Natsir Muthalib dan Anggota Bawaslu Sultra Harfiadin.

Bupati Kubar : RRI itu ada sebagai kebutuhan, bukan keinginan.

Keberadaan RRI di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur adalah merupakan suatu kebutuhan, dan bukan hanya keinginan dari pemerintah setempat.
“Saya rasa adanya RRI di Sendawar ini dibutuhkan masyarakat. Melalui siarannya, maka kami bisa memberikan berbagai informasi kepada warga secara efektif, efisien dan cepat. Makanya kami juga mendorong agar RRI Sendawar bisa bersinergi dan berkarya bersama Pemkab Kubar,” kata Bupati Kutai Barat FX Yapan, SH dalam acara dialog interaktif “Bersama RRI Membangun Sinergitas Menuju Kutai Barat Sejahtera” yang digelar di Kantor Bupati Kukar, Kamis (4/4/2019).
Dikatakan Bupati FX Yapan, siaran RRI sangat dibutuhkan mengingat wilayah tersebut masih banyak yang blankspot.
“Hanya siaran RRI yang bisa diakses oleh masyarakat kami, terutama di daerah yang masih blankspot. Itu memudahkan kami dalam memberikan sosialisasi pembangunan kepada warga,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama Anggota Dewan Pengawas RRI Dwi Hernuningsih menyatakan, media merupakan pilar keempat demokrasi, sehingga kehadirannya harus bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat.
“Peran dan tugas RRI tidak bisa kami lakukan sendiri. Oleh karena itu kami dari Jakarta datang ke sini (Sendawar-red) untuk menjalin sinergi dengan berbagai stakeholder, termasuk dengan Pemkab Kubar,” katanya.
Terkait dengan keberadaan SP Sendawar, Dwi Hernuningsih mengatakan, SP yang berdiri tahun 2011 tersebut melalui berbagai programnya diharapkan dapat berperan menjadi media komunikasi interaktif antara pemerintah dan masyarakat.
Kepada Bupati FX Yapan, Anggota Dewan Pengawas Dwi Hernuningsih mengatakan lokasi SP Sendawar dinilai kurang strategis mengingat tempatnya di dalam kampung dengan akses yang tidak mendukung berbagai aktifitas kegiatan siarannya.
Disinggung soal lokasi RRI Sendawar ke depan, Ibu Nuning panggilan akrabnya Dwi Hernuningsih berharap Pemkab Kubar dapat membantu memberikan hibah lokasi yang aksestable.
“Lokasi RRI idealnya gampang diakses masyarakat, karena RRI bukan sekedar bersiaran tapi RRI harus menjadi center of activity,” imbuhnya.
Dengan menjadi pusat aktifitas, maka masyarakat dan pemerintah setempat dapat bekerjasama dengan RRI dalam berbagai kegiatan.
Nuning mencontohkan, dengan lokasi yang strategis pemerintah dan mayarakat dapat memanfaatkan keberadaan RRI untuk menggelar berbagai atraksi seni budaya lokal, pameran pembangunan, dan aktifitas positif lainnya.
Pada akhir acara Bupati Kubar FX Yapan berjanji akan membantu RRI Sendawar mendapatkan lokasi di tengah kota Kubar berdekatan dengan kantor bupati dan kantor-kantor OPD setempat.

Focus Grup Discussion(FGD) dengan tema "Penguatan Kelembagaan LPP RRI

Tak kunjung terrealisasi UU Radio Televisi Republik Indonesia (RTRI)  membuat LPP RRI mencari solusi jangka pendek untuk menyelesaikan permasalahan di bidang kelembagaan dan organisasi.
Salah satunya upaya melalui revisi PP No 12/2005. Hal tersebut dikemukakan Dewan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih di Focus Grup Discussion(FGD) dengan tema “Penguatan Kelembagaan LPP RRI melalui revisi PP No 12/2015 untuk solusi jangka pendek” yang digelar di Quality Hall Rektorat UNDIP,  Kamis (28/3/2019).
“Upaya merevisi PP ini adalah dalam rangka penguatan kelembagaan LPP RRI.  PP 12/2005 ini kan memang multitafsir, menimbulkan benturan – benturan di lapangan.
Yang belum bisa diselesaikan saat ini tentang kepegawaian.
Ketika kita (RRI-red)  sudah berupaya jangka panjang melalui mendukung DPR pada UU RTRI,  dan sampai saat ini belum kelar maka hari ini kita kumpulkan stakeholder untuk dapat masukan,”  terang Dwi Henuningsih.
Untuk menangani masalah kepegawaian,  keynote speaker Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama mengajak RRI mencontoh UNDIP dalam penguatan kelembagaan.
Menurutnya,  UNDIP yang merupakan Perguruan Tinggi Negri Berbadan Hukum (PTN-BH)  memiliki banyak kesamaan dengan RRI yang sama-sama lembaga negara.
“Sebenernya RRI ini sudah sangat jelas. State dari UU No 32/2002 RRI ini adalah berbadan hukum.  Maka PP-nya harus mengimplementasi badan hukum itu.  Tapi PP-nya harus lengkap seperti yang kita (Undip-red)  miliki,” jelasnya.
Prof. Yos menambahkan sebagai PTN-BH Undip memiliki kebebasan kebebasan yang bertanggungjawab.
Salah satunya dalam rekuitmen pegawai.
Undip memiliki 3 status kepegawaian mulai dari PNS, Pegawai Tetap Non PNS, dan P3K.
Ketua Dewas RRI Bapak Mistam melakukan pembicaraan khusus dengan Ketua Dewas TVRI Bapak Arief Hidayat Thamrin menyangkut berbagai hal yang penting bagi kedua LPP yang ada di Indonesia.

Gerakan Cerdas Memilih (GCM) RRI Kupang

Gerakan Cerdas Memilih (GCM) RRI Kupang yang di laksanakan di Universitas Cendana (UDANA) Aula Politeknik Negeri Kupang yang dihadiri Anggota Dewan Pengawas Dr. Frederik Ndolu, Direktur LPU Drs. Richard Poyk, kepala RRI Kupang, Kepala RRI Atambua, Kepala RRI Ende dan sebagai Narasumber Direktur Utama Bapak M. Rohanuddin, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, KPU NTT, perwakilan dari Gubernur NTT dan peserta mahasiswa/wi kurang lebih 2000 orang.
Rri kupang membantu KPU dan pemerintah NTT untuk mensosialisasikan pemilu 2018 bagi kaum milenial khususnya mahasiswa politeknik untuk tidak golput tetapi memberikan aspirasinya untuk menentukan pemimpin negara indonesia lima tahun kedepan.
Partisipasi masyarakat pemilih yang tinggi merupakan salah satu Rri kupang membantu KPU dan pemerintah NTT untuk mensosialisasikan pemilu 2018 bagi kaum milenial khususnya mahasiswa politeknik untuk tidak golput tetapi memberikan aspirasinya untuk menentukan pemimpin negara indonesia lima tahun kedepan. berkualitas. Namun utk mencapai itu butuh persatuan dan kesatuan. Isu hoax dan bahkan golput kerap mewarnai pemilu kali ini.karena itu semua pemangku kepentingan harus bekerja sama dalam mengedukasi pemilih, agar dapat menentukan pilihannya secara berdaulat, srbagaimana KPU yang terus menyuarakan “Pemilih Berdualat, Negara Kuat”.

RRI MADIUN GELAR GCM : GENERASI MILENIAL SIAP SUKSESKAN PEMILU 2019

Sebagai bentuk kepedulian dan upaya Radio Republik Indonesia meningkatkan partisipatif generasi milenial di kota Madiun, RRI menggelar kegiatan Gerakan Cerdas Memilih di SMA 3 Taruna Angkasa,Jumat (22/03/2019)
Ketua KPU Kota Madiun Sasongko mengatakan peran generasi muda milineal sangat penting, sebab sesuai data sebanyak 30 hingga 40 persen hak pilih di indonesia dan khususnya di kota Madiun merupakan suara generasi muda.Sasongko mengajak generasi muda untuk tidak menjadi bagian golongan putih – golput pada 17 April 2019.
“Jumlah data generasi milineal sangat luar biasa, artinya negara ini mau berdiri kokoh dan menjadi negara henbat mendatang, semuanya tergantung genarasi muda saat ini, “paparnya.
Hal senada di ungkapkan Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko jika tidak menggunakan hak pilihnya, merupakan sesuatu kesalahan, sebab satu suara menentukan kemajuan negara lima tahun mendatang.Kokok berpesan selain menyalurkan hak pilihnya ,generasi muda juga dapat ikut mengawasi pelaksanaan pemilu, jika ada yang melanggar silahkan di laporkan ke bawaslu.
“ jadi hari- hari sekarang ini, masa kampanye, tenang dan pencoblosan merupakan hari yang sangat rawan terjadi pelanggaran yang dilakukan para peserta pemilu,sehingga perlu peran semuanya untuk mengawasi agar deemokrasi kita bersih,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pengawas LPP RRI Hasto Kuncoro meminta kepada generasi muda dan masyarakat pada umumnya untuk memilih wakil rakyat dengan melihat rekam jejak mereka, jangan seperti membeli kucing dalam karung
“Sebagai generasi muda meraka yang pertama harus meyalurkan hak pilihnya dan menjadi pemilih yang cerdas, yaitu yang pertama harus melihat rekam jejak para calon wakil rayat, sehingga nantinya para wakil rakyat yang duduk si DPR, DPD maupun DPRD propinsi dan kota / kabupaten merupakn orang yang kredibel, “ ujarnya.
Selain dilaksankan dialog interaktif antara narasumber dan siswa – siswi, juga di adakan simulasi tata cara pencoblosan lima surat suara presiden, DPR RI, DPD, DPRD propinsi dan kota Madiun.
Dalam kegiatan Gerakan Cerdas Memilih kali ini dengan tajuk generasi milenial siap menyukseskan pemilu 2019, yang diikuti sekitar 800 siswa siswi SMA 3 Taruna Angkasa.

RRI TARAKAN GELAR GCM "GENERASI MILENIAL MALINAU BERANI MEMILIH

Dewan Pengawas RRI Ibu Tantri Relatami menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Gerakan Cerdas Memilih “Generasi Milenial Malinau Berani Memilih” yang digelar RRI Tarakan, berlangsung di Kantor Wakil Bupati Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Kamis (21/3/2019).
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Wakil Bupati Malinau, Ketua KPU Kaltara, dan Ketua Bawaslu Kaltara diikuti 600 lebih pelajar dari wilayah Kabupaten Malinau Kaltara.

rapat kerja awal tahun 2019

Ketua dan Anggota Dewan Pengawas RRI sedang melakukan presentasi dalam forum Rapat Kerja RRI Tahun 2019 yang diikuti oleh jajaran Dewan Pengawas, Dewan Direksi, seluruh Kasatker, dan para Kabag-Kabid di Kantor Pusat RRI. Raker RRI Tahun 2019 mengangkat tema “Transformasi Manajerial RRI Menuju Yang Efisien”, digelar tanggal 11 hingga 14 Maret 2019, di Jakarta.
Ketua Dewan Pengawas RRI Bapak Mistam juga memberikan arahan dan catatan Dewas dalam acara Rapat Kerja LPP RRI Tahun 2019

Talkshow Gerakan Cerdas Memilih RRI Palembang

Talkshow Gerakan Cerdas Memilih, “Rakyat Memilih Pemimpin” yang berlangsung di Aula Pascasarjana Universitas Sriwijaya Palembang, Senin, 11 Maret 2019.
Talkshow yang digagas RRI Palembang dan Unsri menghadirkan 6 narasumber dari berbagai elemen masyarakat, seperti wakil ketua 3 TOT Lemhamnas RI Sumsel Bambang Rahidin Eka Putra, Ketua KPU Kelly Mariana, Dewan Pengawas LPP RRI Tantri Relatami, Pengamat Politik Sumsel Helfriadi, Akademisi Unsri Zulfikri Suleman, dan Gubernur Mahasiswa Fisip Unsri Tomi Panca Nugroho.

RRI BANDAR LAMPUNG GELAR GCM PEMILIH CERDAS UNTUK PEMILU BERINTEGRITAS

Anggota Dewan Pengawas LPP RRI Hasto Kuncoro berharap kepada generasi milenial dapat menggunakan hak pilihnya pemilu tahun ini.
Hal itu diungkapkan Hasto Kuncoro ketika menjadi narasumber pada acara Dialog Memilih Itu Juara pada yang digelar LPP RRI Bandar Lampung bersama KPU Provinsi Lampung di Universitas Lampung, Rabu (6/3/2019) siang.
Hasto Kuncoro juga memberikan tiga tips kepada generasi muda agar dapat menjadi pemilih yang cerdas.
Tips yang pertama, menurut Hasto, adalah dengan mengetahui dan mempelajari rekam jejak para calon pemimpin yang berkompetisi dalam pemilu 17 Aprl mendatang.
“Tips kedua, generasi muda harus mengetahui visi misi dan program kerja yang disampaikan peserta pemilu selama masa kampanye. Sedangkan yang ketiga, generasi muda dapat mencatat berbagai janji yang disampaikan para calon pemimpin itu,” terangnya.
Sementara itu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Antonius Cahyalana menyatakan, peran generasi milenial sangat menentukan kesuksesan pemilu kali ini.
Menyikapi jumlah generasi milenial yang telah memiliki hak suara pada pemilu tahun ini cukup tinggi, pihak KPU Lampung telah menyiapkan berbagai strategi sosialisasi yang dapat bersentuhan langsung terhadap kepentingan generasi muda.